DPRD Kota Semarang Apresiasi Kinerja Dinkes

SEMARANG (Asatu.id) – Dari data Dinas Kesehatan Kota Semarang, hingga akhir Februari 2018 terdapat 15 kasus warga terkena DBD. Sementara pada 2017, kasus DBD mencapai 155 orang dan seorang di antaranya meninggal.

Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Laser Narindro mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang dalam menekan jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) pada 2018 ini, Jumat (16/3)

“Untuk menekan angka kasus DBD hingga sampai 0, memang sangat sulit. Bagaimana pun baik Dinkes serta SKPD terkait tetap berupaya untuk menurunkan angka kasus dan korban menjadi 0,” katanya.

Laser meminta Dinkes memaksimalkan program yang sudah ada untuk pencegahan. Di antaranya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melibatkan masyarakat. Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di sekitar rumah hingga di dalam rumah.

“Upaya itu akan sia sia jika tidak ada peran serta dari masyarakat semua. Saya harapkan adanya sebuah kesadaran untuk partisipatif dari masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya

Penyadaran masyarakat tersebut, katanya, bisa dilakukan dengan cara sosialissi melalui forum group diskusi yang kemudian ditunjang kesiapan petugas Jumantik.

“Untuk langkah kuratif, kami mengimbau bagi warga yang terkena DBD agar segera mendapat penanganan langsung di Puskesmas setempat atau RSUD Kota Semarang,” tandasnya. (is)

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *