Impor Jateng Februari 2018 Naik 11,89 Persen

SEMARANG (asatu.id) – Nilai Impor Jawa Tengah bulan Februari 2018 mengalami kenaikan sebesar 11,89 persen atau USD 1.156,66 juta dibandingkan impor Januari 2018 yang mencapai USD 1.033,73 juta.

Dibandingkan dengan periode yang sama pada Februari 2017 year on year, nilai impor bulan Februari 2018 mengalami kenaikan sebesar 20,90 persen atau USD 199,97 juta.

Kepala Bidang Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Sri Herawati mengatakan produk mineral, tekstil dan barang tekstil serta mesin dan pesawat mekanik merupakan 3 komoditas yang memiliki kontribusi tertinggi terhadap impor Jawa Tengah.

“Selama periode Januari-Februari 2018, kontribusi komoditas tersebut masing-masing sebesar 37,46 persen, 16,84, persen dan 16,20 persen. Untuk nilainya, masing masing USD 488,95 juta, USD 173,41 juta, dan USD 163,63 juta,” ujarnya, Kamis (15/3).

Sedangkan impor komoditas di sektor migas Jateng bulan Februari 2018, ia menyebutkan mencapai USD 487,08 juta. Dimana hal tersebut mengalami kenaikan sebesar 48,20 persen diandingkan impor migas Januari 2018 yang sebesar USD 328,67 juta.

“Untuk impor di non migas Februari 2018 turun 5,03 persen dibandingkan di Bulan Januari. Nilainya dari USD 705,06 juta menjadi USD 669,58 juta,” imbuhnya.

27

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan