Digitalisasi Tunjang Pelayanan Lebih Prima 

SEMARANG (Asatu.id)  – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Provinsi Jawa Tengah saat ini sedang beralih menuju sistem digital dalam segala sisi. Untuk itu, semua pelayanan masyarakat harus beralih ke digital sesuai arahan dari Presiden RI Joko Widodo.

Ketua Forum Komunitas BUMN Jateng DIY Joko Raharjo mengatakan, digitalisasi mutlak dilakukan untuk menunjang pelayanan prima agar tidak kalah dengan pihak swasta. Untuk itu, dia mengadakan forum BUMN dengan tujuan saling berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan program digital.

“Kami bersama 28 BUMN bertemu membahas berbagai persoalan, kali ini kami menitikberatkan tentang perkembangan digital pada BUMN. Karena menggunakan sistem digital dinilai lebih efisien dan hemat waktu,” kata Joko dalam acara BUMN Marketeers Club 2018 di gedung Telkom Semarang, Rabu (14/3).

Semua BUMN harus masuk ekosistem digital. Kebanyakan BUMN di Jateng baru masuk masa transisi ke digital untuk itu dia mendorong agar peralihan cepat terlaksana.

Biasanya berbagai kendala muncul dalam peralihan sistem menuju ke digital. Seperti belum siapnya perangkat dan SDM yang kurang terlatih. Joko meminta untuk tiap BUMN adakan pelatihan digital agar para ASN tidak ketinggalan zaman.

“Kami ditugasi oleh menteri BUMN untuk memberikan arahan kepada 28 BUMN untuk segera melakukan proses digitalisasi secara bertahap. Saya berharap tiap BUMN meniru Telkom sebagai lead Inovation digital untuk membangun kompetensi negara agar lebih maju,” tambahnya.

Sementara itu, pertumbuhan e commerce di Indonesia merupakan yang tertinggi. Hal ini yang coba ditularkan kepada tiap BUMN sebagai pemacu guna semakin mengembangkan teknologi digital. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *