Sudirman Said : Wajar Kalau Incumbent Lebih Dikenal

SEMARANG (asatu.id) – Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said optimis, jika popularitasnya akan terus meningkat. Menanggapi survey Litbang Kompas, dirinya tidak mempermasalahkan elektabilitasnya yang berada di bawah Ganjar Pranowo yang merupakan calon Petahana.

Sudirman Said menilai itu adaah Berita Bagus. Dimana ia pun akan bekerja keras untuk meningkatkan elektabilitas dan popularitasnya. Dirinya yakin peningkatan namanya tidak hanya dalam angka, melainkan dalam hal lain.

”Terlebih  judul beritanya menarik, yakni “Segala Hal Bisa Terjadi”. Itu sinyal kita mulai on track, suatu ketika bisa menyalip. Meski 79 persen itu kan soal dikenal, kalau kepala daerah kerja lima tahun kan wajar. Kita akan kerja keras terus bersama masyarakat,” ujarnya, Rabu (14/3).

Pak Dirman, sapaan akrabnya, mengaku semua survei dijadikan cermin dan jika assessment yang dipakai bukan cuma survei kuantitatif, namun kualitatif. Ia mengartikan jika tidak ada jalan lain, selain meningkatkan interaksi dengan masyarakat. Dengan dikerjakan bersamaan antara calon dengan tim.

Dari survei Kompas, nama Ganjar lebih populer dibanding lawannya. Lewat simulasi gambar, ia dikenali dan disebut namanya oleh 78,4 persen responden, sedangkan Sudirman dikenali 26 persen responden. Banyak Kemungkinan yang Bisa Terjadi pada Pilkada Jateng Sementara itu, pasangan masing-masing, yaitu Yasin dikenal oleh 16,3 persen, sedangkan Ida oleh 12,4 persen responden.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *