Sriyanto Kecewa APK Belum Terpasang

SEMARANG (asatu.id) – Sekretaris DPD Gerindra Jawa Tengah Sriyanto Saputro merasa kecewa dengan lambatnya pemasangan APK kampanye dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng. Dimana saat ini masa kampanye sudah hampir satu bulan.

Sesuai aturan KPU, pemasangan lima baliho di tiap kabupaten/kota, ditambah dua spanduk di dua desa atau kelurahan dan 20 umbul-umbul kecamatan harus terpasang saat masa kampanye. Hal tersebut menjadi dilema ketika APK yang diproduksi tim pemenangan paslon malah dilakukan pencopotan dan diberedel.

”Keterlambatan ini kan menjadi merugikan, jadinya sosialisasi masa kampanye menjadi kurang maksimal,” ujarnya, Rabu (14/3).

Pihaknya menambahkan, jika alat peraga kampanye tersebut lambat karena prodksi yang disentralisasi, pihaknya menyarankan agar produksi alat peraga bisa disebar dan tidak tersentral agar produksi bisa cepat selesai.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Joko Purnomo mengakui adanya keterlambatan pemasangan APK lantaran beberapa hal.

”Ada koreksi desain yang tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang. Lalu adanya masalah teknis gagal lelang. Sesuai mekanisme yang berlaku, harus ada lelang lagi. Tapi ini sudah selesai, tinggal menancapkan saja,” imbuhnya.

”Penyebab molornya pemasangan APK juga karena penentuan lokasi pemasangan. Beberapa titik pemasangan APK baru ditentukan KPU kabupaten/kota karena persoalan keputusan bupati/wali kota,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *