Soft Launching Pasar Semarangan, BRT Trans Semarang Ikut Partisipasi

SEMARANG (Asatu.id) – Hutan Tinjomoyo aktif kembali dengan karakteristik dan keunikan tersendiri yang akan diselenggarakan pada Sabtu 17 Maret mendatang.

Pemerintah Kota Semarang menambahkan 25 outlet warung masakan khas Semarang meliputi empat etnis, yaitu etnis Jawa, Arab, Tionghoa, hingga masakan Eropa. Objek wisata pasar Semarangan ini hanya buka pada hari Sabtu pukul 15.00 – 21.00 WIB.

BLU UPTD Trans Semarang ikut berpartisipasi memberikan akses menuju objek wisata dengan menggunakan BRT Trans Semarang kemudian dilanjut dengan shultel bus.

Kepala BLU UPTD Trans Semarang Ade Bhakti mengungkapkan penambah shelter dipintu masuk objek wisata sudah siap digunakan.

“Akses ke wisata Pasar Semarang hutan Tinjomoyo bisa ditempuh menggunakan bus BRT Trans Semarang Kor 6 dengan (tarif normal) turun di shelter Unika, dilanjut naik shelter Gratis,” imbuhnya di kantor Trans Semarang, Rabu (14/3).

Pasar Semarangan juga dapat membayar dengan nontunai. Kemudahan bertransaksi yang disupport oleh BNI dengan produk nontunainya, yaitu TapCash dan Aplikasi YAP! (Your All Payment).

Dengan aplikasi tersebut nasabah tak perlu repot lagi membawa uang tunai, sebab cukup discan QR code pada saat pembayaran di objek wisata. Bagi pengguna TapCash BNI akan mendapatkan promo menarik di Pasar Semarangan jika dengan menunjukan struk tiket BRT dgn tulisan TapCash. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *