Razia Tim Gabungan Semalam, 300 APK Dicopot

SEMARANG (Asatu.id) – Penertiban alat peraga kampanye (APK) tahap II berlangsung Selasa (13/3) malam di seluruh wilayah Kota Semarang. Sebanyak 300 alat peraga kampanye yang dipasang di sejumlah tempat yang tidak sesuai dengan ketentuan, dicopot tim gabungan.

Tim melibatkan gabungan lintas instansi Kota Semarang mulai panitia pengawas (Panwas), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kesbangpolinmas, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Polrestabes, Dinas Penataan Ruang (Distaru), dan Dinas Permukiman (Disperkim). Penertiban dimulai dengan apel di sejumlah titik, dan bergerak mulai pukul 19.00 WIB, semalam.

”Penertiban menyasar APK yang menyalahi aturan PKPU No. 4 Tahun 2017 joncto Perwalikota No. 30 A Tahun 2013. Ada tiga titik penertiban APK. Meliputi wilayah barat, timur dan tengah,” tegas Ketua Panwaslu Kota Semarang M Amin, Selasa malam (13/3).

Di Kecamatan Tembalang, penertiban APK dikawal oleh Kepala Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Agus Supriyanto. Sasaran pencopotan puluhan APK di sini meliputi wilayah di Kelurahan Kedungmundu, Sendangguwo, Tandang, dan Rowosari.

”Sebelumnya, kami juga sudah berkomunikasi dengan tim sukses masing-masing paslon. Mereka kami himbau untuk mencopot APK yang dipasang tak sesuai peruntukannya. Namun, kalau tidak, maka tim gabungan yang bertindak,” jelas Agus. (Watiek)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *