Powerbank Masih Boleh Dibawa, Tapi …

SEMARANG (Asatu.id) – Baru-baru ini Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan mengenai pengisi daya portabel atau powerbank. Hal tersebut sebagai langkah antisipasi peristiwa yang baru-baru ini terjadi di China.

Sebuah ledakan terjadi di kabin pesawat China Southern Airlines saat hendak lepas landas dari Bandara Internasional Baiyun Guangzhou. Powerbank yang dibawa penumpang diduga menjadi biang ledak yang membuat beberapa bagian pesawat mengalami kerusakan.

District Manager Sriwijaya Air Group Semarang, Budi Sasongko mengatakan, kejadian tersebut tidak serta merta memberikan larangan bagi penumpang. Menurutnya, penumpang masih diperbolehkan membawa powerbank.

“Hanya saja memang dilihat dari daya powerbank tersebut. Untuk konsumsi pribadi sih masih diperbolehkan. Nggak perlu yang kapasitasnya besar (maksimal 20.000 mAH),” ujar Budi Sasongko, di Semarang, Rabu (14/3).

Terkait dengan aturan tersebut, pihaknya mengaku sangat mendukungnya, sebagai langkah preventif yang efektif. “Pastinya kita harus support. Karena tidak hanya melarang, tetapi ada solusi yang ditawarkan,” imbuhnya.

Dirinya berharap, dengan adanya aturan baru ini, grade keselamatan bertambah meningkat. “Terbang menjadi lebih nyaman, jauh dari rasa was-was,” tukasnya. (is)

 

26

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan