Cagub Dilarang Sampaikan Visi Misi di Kampus

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Panwaslu Kota Semarang Muhammad Amin mengatakan, Sudirman Said (SS) boleh saja memberi kuliah umum di Unissula Semarang. Walau begitu, tetap saja ada batasan dan pengawasan dari panwas.

”Namun kami mengawasinya dengan ketat. Bahkan sebelumnya, kami telah berkomunikasi, intinya tim sukses tidak boleh menyiapkan dan membawa atribut alat peraga kampanye (APK),” jelasnya, Rabu (14/3).

Dia mengatakan itu, saat di Unissula, melakukan pengawasan terkait dengan kuliah umum yang diberikan SS.  Lebih lanjut menurutnya, sedangkan Sudirman Said, juga tidak boleh menyampaikan visi dan misi di hadapan mahasiswa.

Pasalnya, sekolah atau kampus bukan tempat kampanya calon gubernur (cagub). Sehingga jika terindikasi membawa atribut APK dan menyampaikan visi dan misi,maka bisa dikenai sanksi 1 sampai 6 bulan penjara. Sebab, melanggar UU No. 10 Pasal 69, tahun 2016, yakni tentang larangan kampanye.

Menurut Amin, selama SS memberi kuliah umum di Unissula, berjalan aman, tidak mengandung unsur pelanggaran dan kampanye. (Watiek)

25

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan