Pajak Online, Tingkatkan Pendapatan Kurangi Kebocoran

SEMARANG (Asatu.id) –  Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang Yudi Mardiana membenarkan tentang keinginan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk menerapkan sistem pajak online di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Pajak online kita sudah mulai yang paling signifikan di hiburan dan restauran. Nanti, Pak Agus selaku Kabid Pajak akan terus mem-push agar bisa semua terkena juga, online semua,” jelasnya.

Yudi berharap, paling tidak di tahun 2019, seluruh pajak dan pendapatan dari beberapa OPD di Kota Semarang bisa menerapkan sistem online tersebut untuk meningkatkan pendapatan dan meminimalisir kebocoran di perolehan pajak.

“Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi kebocoran,” ujarnya.

Yudi menambahkan, di perolehan pajak hiburan, hotel dan restauran sendiri akan ada penambahan penyaluran pajak melalui sistem online yang dilakukan. Yang tadinya hanya sebanyak dua tempat hiburan, hotel dan restauran, tiga sampai empat bulan ke depan, ditargtekan akan ada 10 sampai 12 tempat hiburan, hotel dan restauran yang akan menggunakan sistem pembayaran pajaknya secara online.

“Kita ada target, mudah-mudahan di bulan April-Mei ini ada penambahan lagi 10 sampai 12 (tempat hiduran, hotel dan restauran) sampai bulan Mei ini. Tapi hanya yang besar-besar,” tandasnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *