Baru 14 Kios PKL di Bantaran Sungai BKT yang Dibongkar

SEMARANG (Asatu.id) – Dari 148 bangunan kios pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur, Kelurahan Kaligawe, baru 14 bangunan yang dibongkar Dinas Perdagangan, Selasa (13/3). Sedang sisanya akan dibongkar sendiri oleh pemiliknya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, mengaku mengapresiasi sikap pedagang yang bersedia membongkar bangunan kiosnya, tanpa harus dibongkar petugas dengan menggunakan alat berat.

“Saya memberikan apresiasi kepada para PKL pemilik kios yang ikut mendukung pembongkaran bangunan di atas bantaran BKT. Bahkan mereka juga berniat ingin membongkar bangunannya sendiri,” tegas Fajar Purwoto yang mengikuti jalannya pembongkaran.

Pembongkaran kios liar di atas bantaran sungai Banjir Kanal Timur (BKT) di wilayah Kaligawe dengan alat berat, awalnya berjalan cukup menegangkan dan sekaligus menarik perhatian warga sekitar.

Warga pun berkerumun menyaksikan alat berat yang dengan mudah melakukan pembongkaran bangunan semi permanen di atas tanggul. Hanya dengan sekali dorong,  alat berat menyenggol tembok bangunan lalu dengan mudah bangunan itu roboh.

Lalu lintas pun sempat macet karena para pengendara yang melintas memperlambat laju kendaraannya dan ikut menyaksikan alat berat beraksi mengobrak-abrik bangunan liar.

 

 

 

29

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan