Antisipasi Kebocoran Pajak, Pemkot Semarang Terapkan Pajak Online

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Kota Semarang telah berupaya mempercepat proses pelayanan pembayaran pajak, salah satu upaya tersebut antara lain mendorong diterapkannya pajak online di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah koordinasi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan selain untuk mempercepat proses pelayanan pembayaran pajak, sistem pajak online ini juga untuk mengantisipasi adanya kebocoran pajak yang tidak diinginkan.

Langkah awal sistem pajak online ini dilakukan dengan teknologi i-tech diterapkan terhadap wajib pajak berupa pajak hiburan dengan sasaran wajib pajak berupa tempat hiburan, hotel dan restauran.

“Secara keseluruhan pembayaran pajak sistem online ya seharusnya semakin tahun semakin cepat. Kita dari dua tahun, tahun lalu kita sudah lounching untuk perhotelan, restauran,” tandasnya.

Untuk tahun ini, lanjut dia, jika pihaknya sudah meminta kepada beberapa OPD dari 16 OPD yang ada di Pemkot Semarang lainya seperti; Dinas Pasar dan Dinas Perhubungan Kota Semarang untuk menerapkan sistem pajak online secepatnya.

“Lalu, tahun ini kita masuk ke rencana e-retribusi Dinas Pasar (Kota Semarang), rencana e-parking dengan parkir meter (Dinas Perhubungan Kota Semarang),” tukasnya.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini berharap dengan adanya perencanaan yang matang di setiap OPD, paling tidak tahun depan yaitu tahun 2019, penerapan sistem pembayaran pajak secara online bisa dilakukan di beberapa OPD yang telah ditetapkan.

“Ini sebuah perencanaan yang sudah mulai dilakukan oleh teman-teman pelaksananya, tinggal di masifkan saja di tingkat kebijakan OPD,” harapnya. (is)

 

 

34

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan