Pasar Wonodri Segera Dibangun, Pedagang Direlokasi ke Jalan

SEMARANG (Asatu.id) – Pedagang yang ada di dalam Pasar Wonodri untuk sementara akan dipindah ke luar karena pasar akan segera dibangun. Mereka direlokasi ke Jalan Wonodri Baru yang terletak di depan pasar.

Dipilihnya Jalan Wonodri Baru Raya untuk penempatan sementara para pedagang, karena dianggap sebagai lokasi terdekat dan paling memungkinkan. Mereka akan ditempatkan di shelter-shelter yang sudah didirikan Pemkot lewat Dinas Perdagangan. Namun sejauh ini proses pembangunan selter belum selesai untuk yang bagian barat atau depan bangunan Pasar Wonodri.

Dengan didirikannya shelter itu menyebabkan kondisi jalan hanya menyisakan lebar lima meter saja. Dengan kondisi seperti itu, kemungkinan besar jalan akan ditutup jika sedang ada aktivitas pedagang, terutama pada pagi hari.

Karmin, salah satu pedagang mengatakan, bila jalan jadi ditutup maka pengendara yang hendak melintas ke Jalan MT Haryono dari arah RS Roemani bisa melewati Jalan Sriwijaya melalui Jalan Wonodri Joho. Jika tidak, mereka dapat langsung lewat Jalan Wonodri Krajan 3.

“Shelternya hampir memenuhi Jalan Wonodri Baru Raya. Namun ini Pasar Krempyeng, yakni pasar yang hanya buka dari pagi hingga sebelum Dzuhur saja. Jadi setelah itu, jalan akan kembali di buka,” kata Karmin, Selasa (13/3).

Sejauh ini para pedagang yang ada di dalam masih melakukan aktivitas seperti biasa, karena memang belum semua selter selesai dikerjakan. Sementara dengan digunakannya Jalan Wonodri Baru untuk berjualan, membuat akses pengendara agak sulit karena terhalang aktivitas ramainya pasar.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *