Target Penerimaan Pajak Naik, Bapenda Optimistis Tercapai

SEMARANG (Asatu.id) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang manargetkan pemasukan dari sektor pajak tahun 2018 ini sebesar Rp 376 miliar. Jumlah itu mengalami kenaikan dibanding pendapatan sektor pajak tahun 2017 lalu sebesar Rp 346 miliar. Namun Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tetap optimistis target itu bisa tercapai.

Kepala Bapenda A Yudi Mardiana menjelaskan, adanya penghapusan pajak bumi dan bangunan (PBB) bagi nilai jual objek pajak (NJOP) di bawah Rp 130 juta, berpengaruh pada penerimaan pajak secara keseluruhan. Karena dari pendataannya, jumlah objek pajak dengan NJOP tersebut mencapai 148.777 objek atau 28,82 persen dari total PBB di Kota Semarang.

Meski demikian, Yudi tetap optimistis penerimaan PBB akan mencapai target. Pasalnya, adanya penghapusan PBB juga diimbangi kenaikan tarif PBB sebesar 349.148 objek pajak atau 67,64 persen (tarif naik 30 persen) dan 2,38 persen tarif obyek pajak naik lebih dari 30 persen.

“Ada juga yang tarif PBB objek pajak itu tetap. Yaitu objek pajak yang berada di daerah rob, terkena sutet, daerah miring atau beresiko bencana,” tambahnya.

Pekan lalu dalam acara penyerahan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) kepada para camat dan lurah, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan, penerimaan PBB merupakan unsur pembiayaan pembangunan di Kota Semarang.

Salah satu upaya untuk memenuhi target penerimaan pajak, upah tarik bagi ketua RT dan RW juga dinaikkan. Dengan kenaikan upah itu, walikota berharap kinerja para ketua RT dan RW bisa lebih maksimal lagi.

Terkait kenaikan dan penurunan tarif PBB, walikota menyampaikan bahwa hal itu diperoleh dari pertimbangan yang panjang. Di antaranya terkait inflasi di Kota Semarang yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan harga sejumlah komoditas juga ikut naik.

“Kami melihat harga terus naik sehingga pemerintah harus memahami kebutuhan masyarakat. Kebijakan kalau tidak melihat kondisi masyarakat maka ditolak,” paparnya. (udins)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *