Pilkada 2018, Pers Wajib Jaga Independensi

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, Amir Machmud menegaskan, pers akan mengambil sikap independen dalam mengawal dan memberitakan informasi mengenai pelaksanaan Pilkada 2018 di Jawa Tengah. Sikap itu diambil sebagai bagian dari sikap pers yang ikut menjaga kondusivitas dan mendorong pilkada yang partisipatif.

“Memang ada kekhawatiran bagaimana pers menghadapi Pilkada. Tapi percayalah kami akan  bersikap profesional dengan menjaga independensi pers dan media, serta menjaga kondusivitas masyarakat,” kata Amir Machmud dalam sambutannya pada acara puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 dan HUT ke-72 PWI tingkat Jateng di Pendopo Kabupaten Pemalang, Jumat (9/3) malam.

Bagi wartawan, lanjut Amir, sikap khawatir masyarakat terhadap independensi pers adalah hal yang lumrah. Tapi harap diketahui, bagi wartawan profesional, independensi tidak akan pernah selesai.

“Independensi memang tergantung pada hati nurani masing-masing. Tetapi pers yang profesional akan bersikap tegas dengan menjaga jarak yang sama,” katanya.

Soal independensi pers, lanjut Amir, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada para pengurus PWI saat Rapar Kerja (Raker) para ketua PWI se-kota/kabupaten di Pemalang, menjelang acara puncak peringatan HPN.

“Indepensi media akan menyelamatkan profesi kewartawanan sekaligus menyelamatkan profesionalitas media itu sendiri,” tegasnya.

Puncak acara HPN dihadiri Plt Gubeenur Jateng Heru Sudjatmoko, Sekda Jateng Sri Puryono, Bupati Pemalang Junaedi dan Plt Ketua Umum PWI Sasongko Tejo. (udins)

 

29

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan