Jalan Pawiyatan Luhur Harus Gunakan 120 Sistem Bore Pile

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan Pemerintah Kota Semarang telah berupaya memaksimalkan perbaikan jalan-jalan yang rusak di beberapa wilayah Semarang, Sabtu (10/3).

Salah satu yang paling parah dan sering berkali-kali mengalami ambles yakni di Jalan Pawiyatan Luhur, meskipun sudah berulang kali diperbaiki.

“Kami sudah lakukan perbaikan sementara, yakni mengepras jalan, mengeruknya, dan dilakukan pengaspalan,” katanya.

Menurut hasil kajian yang dilakukan Dinas PU Kota Semarang menunjukkan bahwa kondisi Jalan Pawiyatan Luhur yang merupakan akses alternatif termasuk kategori labil.

“Artinya jalan yang selama ini menjadi rute Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang Koridor VI yang menghubungkan dua perguruan tinggi negeri (PTN) di Semarang bakal ambles lagi,” ujarnya.

Iswar menuturkan, kajiannya sebenarnya sudah selesai dan rekomendasi perbaikan harus menggunakan bore pile agar jalan itu tidak ambles lagi karena jalur tanahnya termasuk labil.

Namun, perbaikan menggunakan sistem bore pile tidak bisa dilakukan pada tahun ini karena belum dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang 2018.

Dari perhitungan hasil kajian, lanjut dia, setidaknya membutuhkan 120 bore pile yang harus ditanam dengan kedalaman lebih dari 100 meter agar kokoh. Jika dihitung secara rupiah, maka nilainya sangat besar sekali.

“Kemungkinan pembuatan jalur baru bisa dilakukan, tetapi anggaran yang dibutuhkan akan jauh lebih besar karena memerlukan banyak tahapan, termasuk pembebasan lahan,” ungkapnya.

Iswar menambahkan, sementara ini pihaknya hanya bisa melakukan pemeliharaan.

“Kami kepras, keruk tanahnya, dan aspal lagi. Kontur tanah di jalur ini (Pawiyatan Luhur) memang berbeda dengan jalan yang lain,” katanya.

Di Jalan Pawiyatan Luhur, terdapat Universitas Katolik Soegijapranata, serta jalur tersebut menjadi penghubung akses Universitas Diponegoro Semarang dan Universitas Negeri Semarang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *