Tanggulangi Banjir , Pemprov Jateng Butuh Dukungan Pemerintah Pusat

SEMARANG  (Asatu.id) – Ancaman banjir dan rob masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). Hampir tiap tahun, titik banjir maupun rob terus bertambah, sehingga penanganan pemprov dan pemkot/pemkab terhadap masalah ini terkesan jalan di tempat.

“Pemprov butuh dukungan penuh dari pemerintah pusat. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, seharusnya penanganan pencegahan banjir bisa dimaksimalkan,” Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso, Jumat (9/3).

Menurut Hadi, banjir dan rob yang melanda wilayah Pantura merupakan sinyal alam yang perlu ditangkap dan diantisipasi pemangku kebijakan pemerintajh setempat. Daerah-daerah pantura yang telah memberikan sinyal ancaman, antara lain Brebes, Tegal, Semarang dan Demak.

“Banjir Brebes, Semarang dan Demak telah menghancurkan harapan para petani. Tanah padi yang menjadi ladang penghidupnya telah rusak direndam banjir. Bahkan, selama tiga minggu wilayah mereka terkepung air banjir,” ujarnya.

Menurut dia, sedikitnya ada 12 titik rawan banjir di Jateng yang penanganannya butuh dukungan dari pemerintah. “Saya berharap Pemprov Jateng lebih sigap mengantisipasi masalah banjir, agar penderitaan warga di daerah rawan bencana dapat diminimalisasi,” papar Hadi.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *