Tahun 2018 Dinkes Targetkan Penderita DBD Turun

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang terus bekerja keras untuk mengurangi jumlah penderita demam berdarah. Pada tahun 2018, pihaknya menargetkan penderita DBD di angka 15/100.000 penduduk.

Angka tersebut ditargetkan setelah melihat data di tahun sebelumnya jumlag penderita DBD di Kota Semarang sebanyak 18/100.000 penduduk. Berbagai upaya dilakukan Dinas Kesehatan untuk mencapai target, seperti memberikan sosialisasi dan edukasi mulai dari tingkat keluarga, RT/RW hingga kecamatan.

dr Mada Gautama, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Semarang kepada Asatu.id mengatakan pihaknya selalu mengedukasi masyarakat untuk peduli kebersihan lingkungan karena DBD disebabkan oleh lingkungan yang kotor, selain itu Dinas Kesehatan juga selalu memberikan layanan foging berkulitas tinggi ketika terjadi kasus DBD, Jumat (9/3).

“Kita bentuk tim dengan tenaga profesional untuk berikan edukasi di setiap keluarga. Selain itu, kita juga memberikan kesejahteraan yang baik bagi tenaga profesional yang kita pakai,” ucapnya.

Ia menambahkan, pengasapan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan menggunakan bahan yang berkualitas tinggi dan diberikan secara gratis saat terjadi kasus DBD.

“Foging yang kami lakukan menggunakan bahan yang berkualitas tinggi, berbeda dengan foging yang dilakukan oleh LSM yang memberikan layanan serupa,” tambah dr Mada.

Dengan kerja keras Dinas Kesehatan dirinya optimis target yang dicanangkan untuk menekan jumlah penderit DBD pada tahun ini akan tercapai.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *