Jepang Diprediksi akan Mendominasi Investasi di Jateng

SEMARANG (asatu.id) – Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah Prasetyo Ariwibowo memprediksi, investor dari Negeri Bunga Sakura, Jepang, masih akan mendominasi investasi di Jawa Tengah.

“Jawa Tengah masih menjadi favorit investor Jepang. Komponen energi dan mesin masih sangat diminati,” ujarnya, Jumat (9/3).

Dirinya menjelaskan dua investasi bernilai besar dari Jepang adalah PLTU Tanjung Jati dan PLTU Batang.

Nilai investasi dari negara tersebut tidak menutup kemungkinan akan naik jika terdapat masukan tawaran proyek baru dari para pemerintah kota dan kabupaten Jateng.

Sementara itu, pihaknya optimis, di tahun ini  , nilai investasi di Jawa Tengah akan melebihi Rp47,4 triliun. Dirinya menilai, angka tersebut sangat relatif realistis. Hal tersebut melihat dari tahun lalu Jateng menempati posisi keenam nilai investasi terbesar di Indonesia dengan capaian Rp51,5 triliun.

“Kami terus mendorong promosi peluang investasi kepada calon investor baru maupun yang telah berinvestasi di Jateng. Kami juga mendesak para investor yang telah masuk ke Jateng menyerahkan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM). Untuk memaksimalkan potensi yang belum tergarap,” imbuhnya.

74

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan