Honor Penyampaian SPPT Naik 100%, Anggarkan 2,6 Miliar untuk RT RW

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah kota Semarang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang menaikkan uang jasa penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPPT) kepada ketua RT RW di Semarang, Kamis (8/3).

Hal ini untuk memacu kinerja RT RW dalam rangka merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Semarang.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, kenaikan hingga 100 persen ini mulai berlaku tahun 2018.

”Kita sudah sampaikan bahwa PBB merupakan salah satu unsur pembiayaan pembangunan di kota Semarang. Jadi kerjanya harus baik agar PBB masuk cepat dan pembiayaan berjalan lancar,” katanya.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini juga menyampaikan tentang mundurnya batas waktu dari yang biasanya 31 Agustus menjadi 30 September. Sehingga, bagi warga yang membayar sebelum batas waktu, nantinya akan diundi untuk mendapatkan hadiah satu unit rumah.

”Saya rasa ini bisa menjadi pemacu semangat agar pembayaran PBB berjalan lancar,” jelas politisi PDI Perjuangan ini.

Kepala Bapenda Kota Semarang, Yudi Mardiana menjelaskan, setiap RT akan memperoleh kenaikan dari yang semula Rp 1200 menjadi Rp 2400. Sementara untuk RW dari Rp 1000 menjadi Rp 2000 untuk setiap lembar SPPT.

“Dengan dinaikkannya uang jasa ini, harapannya RT RW dapat menyampaikan SPPT tepat waktu sehingga pembayaran dapat dilakukan tepat waktu pula.

Anggarannya ada sekitar 2,6 Miliar, lanjut dia, nanti kita bayar di perubahan anggaran,sehingga dalam waktu dekat kita dapat segera realisasikan.

Yudi Mardiana menambahkan bagaimanapun keterlibatan pihak luar sangat banyak, dengan RT RW lurah dan camat.

“Untuk PBB, terdapat sekitar 516.000 SPPT yang tersebar di kota Semarang,” tuturnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *