Belum Semua Shelter PKL Taman KB Dibongkar

SEMARANG (Asatu.id) – Sampai Jumat (9/3) siang, belum semua shelter bekas tempat jualan pedagang kaki lima (PKL) Taman KB di kawasan Jalan Menteri Supeno dibongkar. Dari 48 shelter, lebih dari separonya masih berdiri kokoh. Hanya atapnya saja yang sudah dilepas.

Kerangka shelter tersebut memang terbuat dari besi baja. Tiap shelter berukuran 4 meter x 6 meter. Tiangnya dibalut cor semen sehingga sangat kuat.

Sejak Jumat (2/3), Dinas Perdagangan mengerahkan tujuh tukang untuk membongkar shelter. Hari Selasa (6/3) lalu sebenarnya pembongkaran ditarget selesai, namun ternyata sampai hari ini belum kelar.

Kerangka besi bekas shelter akan diusung ke Pasar Penggaron dan akan didirikan lagi untuk digunakan pedagang pindahan dari beberapa tempat.

“Banyak pedagang yang dipindah ke Penggaron. Mereka butuh tempat jualan. Bekas shelter Taman KB bisa dipakai di sana,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto.

Dari empat los atau deretan shelter PKL yang bediri di Taman KB, baru shelter di sebelah utara yang selesai dibongkar. Dua deret shelter di sebelah barat, tepatnya depan SMAN 1 belum semuanya selesai dibongkar. Sementara deretan shelter di sebelah selatan atau samping utara Gubernuran malah belum satu pun dibongkar. Hanya atapnya saja yang sudah berhasil diambil tukang.

Entah sampai kapan pembongkaran shelter itu selesai dengan tuntas. (udins)

 

 

19

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan