Alat Peraga Kampanye Tak Patuhi Aturan Langsung Ditertibkan

SEMARANG (Asatu.id) – Seperti tak ada ampun bagi calon kepala daerah atau tim suksesnya yang memasang alat peraga kampanye (APK) secara serampangan tanpa mematuhi aturan yang berlaku di Kota Semarang.

Tim gabungan lintas instansi Kota Semarang, bertindak melakukan penertiban. Penertiban oleh tim gabungan dari Panwas, KPU, Kesbangpolinmas, Satpol PP, Dishub, Polrestabes, Distaru, Disperkim, berlangsung Selasa (6/3) malam mulai pukul 19.00 WIB.

“Sebelum penertiban dilakukan kami apel bersama di halaman Balai Kota Semarang,” tutur Ketua Panwaslu Kota Semarang M Amin.

Menurut Amin, penertiban dibagi menjadi tiga zona. Yakni zona barat meliputi Kecamatan Ngaliyan, Mijen, Gunung Pati, Tugu dan Kecamatan Semarang Barat. Kemudian zona tengah mencakup Kecamatan Semarang Tengah, Semarang Selatan, Gajah Mungkur, Candi Sari, Banyumanik dan Kecamatan Pedurungan. Serta zona timur yang terdiri dari Kecamatan Genuk, Pedurungan, Gayamsari, Semarang Timur dan Semarang Utara.

“Penertiban menyasar APK yang menyalahi PKPU No. 4 Tahun 2017 joncto Perwalikota No. 30 A Tahun 2013,” tegas Amin.

Dalam pelaksanaan operasi gabungan tersebut, tiap-tiap instansi bersinergi di penertiban APK. Petugas dari KPU melakukan kroscek PKPU dengan APK di lapangan, baik isi, jumlah maupun desain. Panwas berperan untuk menegakkan PKPU, yakni APK yang tidak sesuai dengan substansi PKPU. Kesbangpol lebih pada penyorotan implementasi Perwalikota. Sedangkan Satpol PP bertugas menegakkan Perda dan Perwalikota serta pihak yang melakukan eksekusi terhadap APK yang melanggar.

Peran tak kalah penting, petugas Dishub mengatur situasi dan kondisi lalu lintas di lokasi penertiban APK, dan kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban, serta petugas dari Distaru dan Disperkim yang mengecek perizinan dan retribusi APK dan atau pengerahan alat berat yang dibutuhkan. (udins)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *