Sukseskan Tol Laut, Kemenhub Luncurkan Kendhaga Nusantara

SEMARANG (asatu.id) – Sebagai upaya mensukseskan program Tol Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), meluncurkan kapal Kendhaga Nusantara 6 yang mempunyai kapasitas muatan mencapai 100 teus.

Direktur Perkapalan dan Kelautan Kementerian Perhubungan Junaidi menuturkan, Kendhaga Nusantara 6 merupakan kapal ke 9 yang resmi diluncurkan oleh Kemenhub untuk menjangkau 24 pelabuhan seluruh Indonesia.

“9 kapal Kendhaga resmi kami luncurkan untuk melengkapi armada tol laut yang berjumlah 15 kapal yang mempunyai kapasitas 100 teus. Namun, baru sembilan yang diluncurkan sedangkan 6 kapal masih dalam tahap penyelesaian di Kabupaten Bojonegoro dan Kota Lamongan,” ujarnya, Jumat (2/3).

Diketahui tahun ini Kemenhub akan meluncurkan 75 kapal baru dengan rincian kapal perintis 55 unit, kapal ternak 5 unit, dan kapal logistik kapasitas 100 teus 15 unit.

Kapal tersebut nantinya akan mengangkut logistik dalam jumlah besar terutama ke Kawasan Timur Indoesia (KTI). Karena saat ini KTI memang menjadi prioritas pemerintah dalam pembangunan maupun transportasi logistik melalui laut.

“Program tol laut yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo nampaknya akan segera terwujud dan masalah transportasi maupun pengiriman barang melalui jalur laut akan berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Kemenhub juga memberikan instruksi kepada setiap pelabuhan untuk melakukan perbaikan dermaga, maupun beberapa fasilitas penunjang untuk mensukseskan program tol laut. Diharapkan dengan adanya kapal kontainer dapat membantu distribusi logistik nasional.

Selain itu, beberapa pelabuhan yang jarang dikunjungi oleh kapal besar diharapkan segera berbenah. Karena pada akhir April nanti seluruh kapal yang telah dibuat sejak 2015 akan dioperasikan secara bersamaan.

“Akhir April nanti pak Menteri Perhubungan akan meluncurkan secara serentak 15 kapal logistik kapasitas 100 teus. Diharapkan disparitas harga antar wilayah menjadi kecil gapnya. Sebab, saat ini perbedaan harga di kawasan barat dan timur Indonesia amat tinggi,” paparnya.

Lebih lanjut Junaidi berharap, beroperasinya kapal Kendhaga Nusantara 6 dapat berguna dan membantu transportasi logistik supaya berjalan lebih lancar.

Sementara itu, Direktur Utama PT Janata Marina Indah Joeswanto mengatakan, kapal Kendhaga Nusantara 6 merupakan satu dari empat buah kapal yang dipesan oleh Kemenhub. Sedangkan, untuk pembuatan 4 kapal tersebut memakan waktu sampai 23 bulan.

“Kami dapat menyelesaikan 4 kapal sekaligus dalam waktu 23 bulan termasuk Kendhaga Nusantara 6. Dalam waktu 10 hari kedepan nanti PT Janata Marina Indah juga akan meluncurkan kapal cargo Sabuk Nusantara 92,” tuturnya.

Joeswanto mengatakan, biaya pembuatan keempat kapal yang dipesan oleh Kemenhub mencapai Rp 320 miliar. Dia juga mengapresiasi program tol laut. Sebab, jika program tol laut terus berjalan pembuatan kapal akan semakin banyak.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *