Pembongkaran Shelter PKL Taman KB Dikebut

SEMARANG (Asatu.id) – Pembongkaran shelter pedagang kaki lima (PKL) Taman KB di kawasan Jalan Menteri Supeno, Semarang, terus dikebut. Tujuh orang tukang secara marathon melakukan pekerjaan pembongkaran, Senin (5/3).

Dinas Perdagangan Kota Semarang, rencananya akan membawa besi bongkaran bekas kerangka shelter ke Pasar Klitikan Penggaron.

“Akan kami dirikan lagi di Pasar Penggaron biar bisa ditempati PKL pindahan dari beberapa tempat. Kerangkanya masih bangus dan kuat. Kami mengerahkan tujuh tukang untuk membongkar,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto.

Di samping membongkar shelter, tampak beberapa orang juga membongkar jaringan instalasi listrik. Mereka mengumpulkan puluhan meter kabel bekas yang masih bagus dan layak digunakan lagi.

Dinas Perdagangan memberi waktu kepada pedagang maksimal Selasa (6/3) sudah harus membersihkan barang-barang dan alat jualannya.

“Selasa harus sudah bersih dari pedagang,” tegas Fajar.

Selama ini, ada 48 PKL yang menempati lokasi Taman KB. Karena taman akan dikembangkan sebagak kawasan city walk, para PKL akan dipindah ke beberapa tempat alternatif, yakni samping SMKN 7 dan City Bank, serta depan SMKN 8 dan depan SMKN 4. (udins)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *