Yang Penting PKL Taman KB Merasa Diuwongke

SEMARANG (Asatu.id) – Kalangan anggota dewan mengapresiasi kerja keras Pemkot Semarang yang terus melakukan penataan wilayah, salah satunya dengan memperbaiki taman kota. Contohnya relokasi Taman KB di kawasan Jalan Menteri Supeno yang saat ini sedang dikerjakan.

Selama ini, kawasan Taman KB ditempati puluhan pedagang kaki lima (PKL). Kini para PKL yang jumlahnya 48 itu harus pindah karena Taman KB akan dikembangkan fungsinya sebagai city walk.

Pihak pemkot, dalam hal ini Dinas Perdagangan sudah menyiapkan alternatif tempat pengganti, yakni di depan SMKN 4 dan SMKN 8, kemudian samping SMKN 7 dan samping City Bank.

Menurut  Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono, pihak pedagang seharusnya mendukung program pemerintah. Yang penting mereka difasilitasi tempat jualan penggantinya, sehingga tetap bisa melakukan aktivitas jualannya dengan nyaman.

“PKL yang ada di sekitar Taman KB yang kini sedang dibangun proses relokasi harus difasilitasi Pemerintah Kota Semarang, dengan menyediakan relokasi yg sama seperti yang sekarang ditempati atau syukur lebih baik lagi. Sehingga PKL merasa diuwongke dan mereka memiliki kebanggaan atas bagian dari pembangunan kota,” katanya, Jumat (2/3).

Di sisi lain, politikus PKS itu juga mengingatkan Pemkot agar memperhatikan kenyamanan para pedagang di tempat jualan yang baru. Sehingga tidak terkesan sekadar memindah.

“Mereka harus disediakan shelter-shelter yang lebih baik secepatnya. Jangan hanya memindah, tetapi juga mempertimbangkan kenyamanan mereka,” tuturnya. (udins)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *