Belum Masuk Waktu Kampanye, Bawaslu Ingatkan Parpol

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah M Fajar Saka menegaskan, saat ini belum memasuki masa kampanye bagi partai politik. Meskipun Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia telah menetapkan 14 partai politik peserta Pemilu 2019.

Fajar menerangkan, terkait adanya pemasangan alat peraga kampanye (APK), sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas PKPU No. 7/2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019, Kampanye Calon Anggota DPR, DPD, dan DPRD serta Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, baru dimulai dari 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

“KPU RI telah mengirim surat kepada ketua dewan pimpinan pusat partai politik peserta Pemilu 2019 perihal Kampanye pada Pemilihan Umum Tahun 2019,” ujarnya, Jumat (2/3).

Ia menambahkan, sosialisasi parpol yang dilakukan hanya boleh sebatas pemasangan bendera dan nomor urut parol, serta pertemuan internal dengan pemberitahuan kepada KPU dan Bawaslu.

“Bukan dalam bentuk baliho atau spanduk. Nanti kami segera mengundang parpol yang lolos sebagai peserta Pemilu 2019,” imbuhnya.

Seperti diketahui, ke-14 partai tersebut sesuai dengan nomor urut, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, dan Partai Garuda.

Urutan berikutnya, Partai Berkarya, PKS, Partai Perindo, PPP, Partai Solidaritas Indonesia, PAN, Partai Hanura, dan Partai Demokrat. (is)

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *