Riset 8 Bulan, Dewanto Hasilkan Pakan Lovebird Khusus Lomba 

SEMARANG (Asatu.id) – Burung Lovebird saat ini digandrungi banyak kalangan mulai dari anak muda sampai orang dewasa. Melihat potensi itu, membuat Wahyu Hartati, warga Jalan Kapas Utara 11 blok H nomer 64-65, Perum Genuk Indak, Kecamatan Genuk Kota Semarang sebagai peluang bisnis.

Bukan bisnis beternak burung lovebird, atau bisnis even lomba burung melainkan bisnis pakan burung racikan, yang mampu membuat lovebird ngekek panjang agar bisa menjadi jawara disetiap even lomba burung. Idenya tersebut ternyata mendapatkan sambutan baik dari sang suami Dewanto. Dari ide istrinya itu, Dewanto kemudian mencoba-coba racikan pakan sendiri yang dicampur berbagai bahan rempah-rempah.

Untuk membuat pakan racikan sendiri, Dewanto awalnya hanya asal meracik dengan pakan yang sudah ada di pasaran. Akan tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Karena tidak berhasil, Dewanto justru semakin penasaran. Akhirnya dirinya memberanikan diri untuk berkonsultasi dengan dokter hewan, guna menemukan menu racikan yang tepat. Meski sudah berkonsultasi dengan dokter hewan, bukan berarti upaya Dewanto mendapatkan jalan yang mulus.

Dewanto mengaku butuh waktu delapan bulan uji coba, dan bolak-balik konsultasi ke dokter hewan, sampai akhirnya menemukan racikan yang pas. Racikannya pun cukup sederhana, yakni hanya campuran milet putih, canary set, dan beberapa racikan yang hanya dirinya yang tahu.

Dewanto kepada Asatu.id mengatakan dirinya sudah meracik pakan sejak 2015, namun pada 2017 dirinya baru memasarkan produknya, Kamis (1/3). “Banyak teman saya yang minat, ahirnya istri saya menyarankan untuk menjual dengan jumlah banyak,” ucapnya.

Ia menambahkan, bisnis yang dijalanninya dari nol tak bisa lepas dari dukungan dari keluarganya.

“Alhamdulillah keluarga mendukung jadi lebih semangat untuk menciptakan kreasi baru khususnya untuk pakan burung,” tandasnya. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. lagung berkata:

    Mantab, komposisi racikan pakan lovebird plus rempah-rempahnya. Sukses om Dewanto !

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *