Ganjar Kunjungi Lokasi Longsor di Desa Pasir Panjang

SEMARANG (Asatu.id) – Calon Gubernur Jateng GAnjar Pranowo mengunjungi lokasi longsor di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Selasa (28/2). Didampingi sang istri Siti Atikoh, Ganjar juga berkunjung ke posko pengungsian dan logistik.

Kepada Ganjar, warga meminta diusahakan pompa air dan pipa paralon, karena pipa-pipa air warga rusak sehingga warga kesulitan mendapatkan air bersih.

“Permintaan warga sudah saya teruskan ke BPBD dan segera dikirim. Satu lagi gergaji mesin ini sangat penting karena banyak batang pohon utuh terbawa lumpur ke perkampungan,” ujarnya.

Ganjar pun juga mengunjungi rumah Haryanto, salah satu korban yang belum ditemukan. Isteri Haryanto, Turmini (55) menceritakan ketika longsor terjadi, suaminya sedang berada di sawah. “Biasa mencangkul di sawah mulai jam tujuh, belum ada kabarnya sampai sekarang,” kata Turmini.

Korban lain, Kartoyo menceritakan, dirinya sempat tertimbun lumpur sebelum ditolong tetangganya. .

“Ada dua menit saya tertutup lumpur seluruh badan tertimpa pisang dan kelapa juga,” ceritanya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasir Panjang Riswanto menerangkan, dampak longsor juga mengakibatkan 30 rumah rusak.  Diantaranya ada tiga rumah yang rusak berat, bahkan hampir rata dengan tanah.

“Material lumpur dari bukit itu turun menerjang kampung Cikarae, lumpur masuk rumah setinggi dada. Saat ini warga sedang kerja bakti membersihkan lumpurnya,” ucapnya.

Ganjar pun telah meminta BPBD Jateng berkoordinasi dengan Perhutani untuk pemasangan early warning system. “Seluruh bukit milik Perhutani dicek, jika ada potensi kerawanan maka harus dipasang early warning system. Alatnya sudah ada, tinggal dipasang,” tukasnya. (is)

 

 

 

28

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan