Ganjar: Bantuan Logistik Korban Longsor Brebes Aman

SEMARANG (Asatu.id) – Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku secara aktif melakukan pemonitoran dan mengirim beberapa petunjuk penanganan kepada BPBD dan stakeholder terkait masalah bencana di Jateng.

“Saya kan posisi cuti, jadi sifatnya bukan memerintah atau menyuruh, posisi saya sebagai warga jadi ya dalam hal ini memohon atau meminta kepada pihak terkait untuk menangani begitu ya,” ujar Ganjar, dalam wawancara melalui telepon dari Semarang, Sabtu (24/2).

Ganjar menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan para bupati yang daerahnya terdapat bencana. Tak hanya Brebes, namun juga Banjarnegara, Purbalingga, Kudus, dan Demak.

“Selain longsor Brebes ada longsor juga di Banjarnegara dan Purbalingga. Sejauh ini logistik sudah cukup. Bina Marga, PMI, Tagana juga bergerak,” imbuhnya.

Saat ini, Ganjar menerangkan dirinya masih berada di Bali untuk mengikuti rapat kerja nasional (Rakernas) PDI Perjuangan. Dirinya mengatakan bahwa sebenarnya ingin melihat kondisi sekarang di Brebes.

“Saya maunya segera ke Brebes, tapi saya tidak ingin dikira memanfaatkan atau pencitraan, karena yang penting sekarang ini adalah penanganan korban dan koordinasi dan distribusi logistik,” ucapnya.

Ganjar menerima informasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memberi santunan Rp 10 juta bagi keluarga korban longsor yang meninggal dunia dan Rp 7,5 juta untuk korban luka berat.

“Untuk logistik sudah cukup, BPBD sudah mengirim lima kali ke Brebes. Bantuan gubernur sudah diserahkan Rp 50 juta, hari ini bantuan BNPB turun Rp 300 juta. Karung-karung juga sudah dikirimkan 10 ribu karung,” ungkap Ganjar. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *