180 Pedagang Pasar Tambak Lorok Pindah ke Pasar Sementara

SEMARANG (Asatu.id) – Pedagang pasar Tambak Lorok, Sabtu (25/2) pagi, gotong royong untuk pindah ke lapak sementara. Sebab, Senin nanti, pasar lama yang mereka tempati akan dibongkar untuk memperlancar proyek pembangunan Jalan Tambak Lorok.

Salah satu pedagang kerang dan ikan, Aminah mengaku tidak keberatan dengan perpindahan. Lantaran bersama para pedagang lainnya, dirinya dijanjikan akan mendapat tempat kembali ketika pasar lama selesai dibangun.

”Kami nggak papa asal diberikan tempat. Karena ini jalan kami untuk bisa makan dan menyambung hidup,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penataan dan Pemetaan Dinas Perdagangan Kota Semarang, Oktaviatmono mengatakan, para pedagang sementara akan ditata agar proses betonisasi jalan Tambak Lorok dapat dikerjakan dengan lancar. Dia mengatakan, ada sekitar 180 pedagang yang akan pindah ke pasar sementara sebelum pasar lama mereka kembali dibangun dengan bangunan lebih bagus.

”Undian sudah kami lakukan, tempat juga sudah disiapkan. Ini tinggal pindah saja bersama-sama,” katanya.

Lurah Tanjung Mas Semarang, Margo Haryadi mengatakan, untuk pedagang ikan basah memang ditenpatkan di bahu jalan, seperti tempat mereka sebelumnya. Sebab, mereka hanya berjualan hingga pukul 8 pagi. Sementara untuk pedagang sayuran, telah dibuatkan tempat karena berjualan lebih lama.

”Sejauh ini berjalan dengan lancar. Warga mau dipindahkan yang penting ada tempat baru,” ujarnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *