Jurnalisme Desa ala Mahasiswa KKN UPGRIS

SEMARANG (Asatu.id) – Sesuai dengan tema kuliah kerja nyata (KKN) tahun ini, yaitu Pemberdayaan Masyarakat melalui Literasi Digital Menuju Desa/Kelurahan Mandiri, mahasiswa UPGRIS yang sedang KKN di beberapa tempat melakukan interaksi dengan masyarakat, yang dikemas dalam kegiatan bertajuk Sosialisasi Jurnalisme Desa dan Optimalisasi Sosial Media.

Seperti yang dilakukan mahasiswa UPGRIS yang KKN di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, baru-baru ini. Mereka mengumpulkan masyarakat  yang terdiri dari siswa sekolah, perwakilan Karang Taruna dan juga Perangkat Desa Candirejo, untuk diberi informasi tentang jurnalisme desa dan cara mengoptimalkan sosial media.

“Sosialisasi ini diadakan selaras dengan tema KKN tahun ini yaitu Pemberdayaan Masyarakat melalui Literasi Digital menuju Desa/Kelurahan Mandiri. Sosialisasi ini kami harapkan dapat menjadi pemantik semangat warga sekaligus sebagai tambahan informasi terkait jurnalisme desa dan cara mengoptimalkan sosial media,” ungkap Ketua Kelompok KKN UPGRIS di Desa Candirejo, Riki Lukmanudin.

Acara yang berlangsung di Balai Desa Candirejo itu mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Apalagi para mahasiswa KKN juga menghadirkan nara sumber, yakni Agus Setiawan SPd, MPd dari Tim Branding Development Program UPGRIS dan juga Muhammad Shofi Tamam dari Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia Dewan Kota Semarang.

Di era modernisasi ini, setiap elemen mahasiswa dan masyarakat dituntut mampu menguasai sosial media, baik sebagai alat komunikasi maupun media promosi. Kegiatan pemerintahan maupun potensi desa perlu dikemas dalam bentuk karya jurnalistik yang dapat menjadi sumber informasi yang bersifat positif. (udins)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *