Pemkot Semarang Hidupkan Kembali Roh Kota Lama

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengharapkan dukungan dari semua pihak, terkait upaya Pemerintah Kota Semarang menjadikan kawasan Kota Lama menjadi destinasi wisata yang mendunia. Khususnya pihak pemilik aset bangunan di kawasan cagar budaya warisan Belanda itu.

“Bangunan-bangunan yang ada di Kota Lama baru difungsikan sekitar 50%. Sementara sisanya masih mangkrak dan belum digunakan sebagaimana mestinya,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Hendi, Rabu (21/2).

“Hendi mengungkapkan bahwa Pemkot Semarang berkeinginan agar seluruh bangunan di Kota Lama 100% berfungsi. Sebab untuk menjadikan Kota Lama moncer tidak hanya menata fisiknya, namun yang paling penting adalah menghidupkan kembali roh kota itu.

Hendi menerangkan, Kawasan Kota Lama memiliki potensi tinggi untuk dunia usaha. Pengembangan yang dapat dilakukan seperti kuliner, hotel, galery, dan sektor lain penunjang pariwisata.

“Kalau semua gedung berfungsi dan roh Kota Lama kembali bergairah, pasti akan ramai. Sekarang saja sudah sangat ramai, maka kami minta semua pihak dapat bergerak bersama untuk memajukan Kota Semarang,” tegasnya.

Disinggung mengenai penataan Kota Lama, Hendi menegaskan jika hal itu terus dilakukan. Sejumlah pembangunan infrastruktur di lokasi itu terus dilakukan agar lebih nyaman dan indah.

“Proses pembangunan infrastruktur terus berjalan. Kemarin-kemarin kami mendapat bantuan dari APBD Pemprov Jateng Rp5 miliar dan dari Pemerintah Pusat Rp156 miliar. Dengan kepedulian semua pihak, tentu harapan dan cita-cita menjadikan Kota Lama sebagai destinasi wisata dunia akan tercapai,” pungkasnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *