Dikritik Dewan, Puri Maerokoco Siap Berbenah

SEMARANG (Asatu.id) – Mendapat kritik dari Ketua Komisi C DPRD, Jateng Asfirlah Harisanto, manajemen PRPP selaku pengelola tempat wisata Puri Maerokoco, siap berbenah baik dari sisi manajemen maupun fisik lapangan.

Menurut Asfirlah, Grand Maerokoco yang selama ini dikenal sebagai Taman Mini Jawa Tengah, punya potensi kuat untuk menjadi pintu gerbangnya destinasi wisata di Jawa Tengah. Apalagi sudah ditunjang dengan pembangunan Bandara Internasional Ahmad Yani, yang aksesnya bisa lewat bagian depan Puri Maerokoco atau PRPP.

“Nah, sekarang yang perlu dipikirkan, bagaimana Puri Maerakaca menjadi profesional pengelolaannya. Fisiknya juga harus dibenahi, jangan rembol, kotor di beberapa bagian. Harus dibersihkan biar pengunjung terus bertambah,” tegas Legislator PDI Perjuangan itu.

Titah Listyorini, Dirut PT PRPP selaku pengelola Puri Maerakaca, mengaku siap mengelola secara optimal. Titah juga berharap Puri Maerakaca mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Pemprov Jateng.

“Kami siap berbenah, memperbaiki kekurangan. Saat ini, jumlah pengunjung PRPP dan Puri Maerakaca naik cukup signifikan. Pada 2013, mencapai 22 ribu pengunjung, 2014 mencapai 38 ribu, pada 2015 sebanyak 73 ribu, pada 2016 sebanyak 131 ribu, dan pada 2017 lalu mencapai sekitar 421 ribu pengunjung,” papar Titah.

Ia juga meyakini, dengan sasaran pengunjung saat ini dari kalangan netizen dan youth, jumlahnya akan semakin meningkat lagi pada tahun ini. “Untuk konsep yang kami usung di Puri Maerakaca yakni ecotourism, mengingat banyak tempat di kawasan Puri Maerakaca yang menawarkan wisata alam seperti hutan mangrove dan kolam ikan yang luas,” tambahnya. (udins)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *