Warga Berharap Pasar Murah Sering Digelar

SEMARANG (Asatu.id) – Pemkot Semarang menggelar pasar murah secara serentak di 16 tempat, yaitu di 4 balai kecamatan dan 12 balai kelurahan, Senin (19/2) kemarin. Hampir semua tempat yang digunakan untuk menggelar acara itu dipenuhi warga yang ingin membeli sembako.

Warga pun beramai-ramai mendatangi lokasi pasar murah. Mereka sangat senang dan antusias. Bahkan warga juga berharap acara seperti itu sering digelar, sehingga bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat, karena di pasar murah tersedia sembako dan bahan kebutuhan lainnya dengan harga terjangkau.

“Kegiatan pasar murah kalau bisa lebih sering diadakan. Pasar murah sangat membantu warga terutama untuk memenuhi kebutuhan sembako. Pokoknya sering lagi diadakan, dan bisa lebih murah lagi,” kata Nyonya Suyatno, warga RT 05 RW 11 Kelurahan Rejosari.

Hal yang sama juga disampaikan Nyonya Widarto, warga Mijen. “Saya senang di kecamatan ada pasar murah. Bisa ngirit pengeluaran. Baik sekali kalau pasar murah sering digelar. Manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, seperti saya contohnya,” tutur Nyonya Widarto.

Empat balai kecamatan yang menjadi lokasi pasar murah adalah balai Kecamatan Semarang Tengah, Kecamatan Mijen, Kecamatan Candisari, dan Kecamatan Mijen. Sedang 12 balai kelurahan yang juga menjadi tempat digelarnya pasar murah yakni Balai Kelurahan Krobokan, Balai Kelurahan Kuningan, Balai Kelurahan Peterongan, Balai Kelurahan Bugangan, Balai Kelurahan Bendan Duwur, Balai Kelurahan Gemah, Balai Kelurahan Sendangguwo, Balai Kelurahan Trimulyo, Balai Kelurahan Wonosari, Balai Kelurahan Gayamsari, Balai Kelurahan Srondol Wetan, dan Balai Kelurahan Mangkang Kulon.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan, untuk event pasar murah tersebut disiapkan 40 ton beras dengan harga murah untuk didistribusikan kepada masyarakat, di samping gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam. (udin sae)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *