Hendi Tidak Tinggal Diam Masalah Banjir

SEMARANG (Asatu.id) – Dalam beberapa hari ini, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Kota Semarang. Bencana itu membuat masyarakat mengeluhkannya kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melalui akun media sosial Twitter.

Banyak yang mengeluh kawasan tempat tinggal mereka di Kota Semarang sudah terendam banjir lebih dari dua pekan.

“Kapan bos Semarang bebas banjir @hendrarprihadi @ganjarpranowo? Makin ke sini makin parah, apa enggak kasihan yang tiap hari harus menguras air yang masuk ke rumah? Capek lo bos, belum lagi yang rumahnya nyaris tenggelam,” ungkap pengguna akun Twitter @SetaSatria.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tidak tinggal diam. Dia menegaskan satu hal yang tidak terlupakan dalam lima fondasi pembangunan Kota Semarang salah satunya adalah penanganan banjir.

“Hal ini tetap menjadi prioritas utama dalam menuntaskan penanganan banjir di sebagian wilayah Kota Semarang, terkhusus di wilayah timur,” ujar Hendi.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi menuturkan telah ada anggaran sebesar Rp 1,4 triliun yang dikonsentrasikan untuk penangangan banjir di Kota Semarang tersebut.

“Ada enam komponen utama yang sedang dikerjakan, antara lain pembuatan tanggul rob serta normalisasi parapet Kali Tenggang dan Sringin, pembuatan kolam retensi Banjardowo Kaligawe, juga pembuatan pintu muara Kali Tenggang dan pintu muara Kali Sringin”, jelasnya.

Dan Hendi optimis jika semua pekerjaan tersebut dapat selesai pada tahun 2018 ini. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *