Apresiasi Musikalitas Band SKA Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Kemeriahan Minggu malam muncul dari sebuah cafe di Semarang. Lagu ‘Creep’ besutan Radiohead di-cover sedemikian rupa hingga terdengar begitu rancak. Grup band Aimee mengaransemen ulang lagu sendu tersebut dengan gaya ska yang mereka usung. Sontak penonton ber-pogo-ria menikmati hentakan ritme yang menarik-narik.

Usai membawakan lagu itu, Aimee menyuguhkan tembang mereka bertajuk ‘Good Night Darling’. Lagu itu langsung menghipnotis para penonton hingga mereka bergoyang sesuai irama.

Kemudian, mereka menggeber penonton dengan lagu ‘Nice Time’ milik Bob Marley dan Too Good To Be True, karya St. Petersburgh. Terakhir mereka  mengusung lagu sendiri berjudul Holliday. Hentakan Aimee meramaikan helatan bertajuk ‘Enjoy Yourself, Throwback Nineties’ di cafe Warung Sosmet, Minggu (18/2) malam.

Ketua panitia, Gemilang Yudha mengatakan acara ini merupakan bagian dari acara utama Semarang Ska Festival, akhir tahun besok. Kata dia, acara malam ini melibatkan sedikitnya 12 band di Semarang dan 4 DJ Selektoran dari Jogja, Bandung, Surabaya, dan Semarang.

“Kami gelar ini, dalam rangka nanti Semarang Ska Festival. Rencana kami gelar akhir tahun nanti,” ungkap dia.

Gemilang menambahkan, komunitas Semarang Ska Foundation (SSF) berharap supaya musik ska dapat diterima oleh masyarakat. Oleh karena itu, lanjutnya, SSF terus menggelar acara hingga ke acara utama.

“Supaya nanti, pas acara utama bisa mendapatkan atensi yang bagus di masyarakat, khususnya, penikmat musik ska,”imbuhnya.

Lebih jauh, Gemilang menerangkan kalau animo didapat dari anak-anak baru. Artinya, sambung dia, ada generasi baru yang menyukai genre musik ska. Bagi dia, hal ini sangat bagus. Dia menilai dengan banyaknya penikmat musik ska, komunitas dapat semakin besar dan menjadi wadah bersilaturahim.

Sementara itu pengunjung bernama Nadya Kusuma Ayu dari Universitas Semarang mengatakan sangat senang bisa datang ke acara ini. Pasalnya menurut dia, musik ska semacam ini enak didengar dan mencairkan suasana dari kepenatan aktivitas.

“Aku suka datang ke acara-acara musik komunitas di Semarang. Banyak band band lokal yang bagus-bagus ga kalah dengan band papan atas ibukota,” ungkap gadis kelahiran Jepara ini.

Nadya berharap band-band lokal Semarang bisa terus berkembang dan meramaikan ranah permusikan Semarang. Karyanya bisa dikenal di kalangan luas karena band lokal Semarang musikalitasnya patut diapresiasi.

Acara yang bekerjasama dengan Asatu.id ini berlangsung sukses dan meriah. Penonton bersuka ria menikmati pertunjukan hingga tengah malam dengan tertib dan lancar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *