Ganjar-Yasin Sowan Gus Mus

SEMARANG (Asatu.id) – Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Gubernur Taj Yasin mengunjungi  rumah KH Musthofa Bisri di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Kabupaten Rembang, Jumat (16/2).

Ganjar menerangkan, kedatangannya ke Gus Mus untuk silaturohim, bukan untuk membicarakan soal Pilgub 2018.

“Kalau ke Rembang itu saya selalu mampir, sowan Gus Mus. Kebetulan hari ini Jumat, pas pengajian. Sekalian bersama Gus Yasin yang juga cucu Gus Mus. Ya kita ngopi-ngopi aja sambil cerita yang lucu-lucu,” ujarnya.

Ia menambahkan, tidak hal baru jika dirinya mengunjungi Gus Mus dan membicarakan politik bersama. “Enggak ada bahas Pilgub Jateng. Ngomong politik sama Gus Mus itu sudah sejak dari dulu, bukan ujug-ujug atau tiba-tiba. Tapi ngomongnya bukan soal blok sana, blok sini tapi soal pemerintahan yang baik, pesan dan catatan Gus Mus itu juga jadi pegangan bagi saya,” imbuhnya.

Dalam pertemuan itu, Gus Mus menyinggung terkait UU MD3 yang saat ini sedang ramai diperbincangkan. Menurutnya, anggota legislatif sama dengan kepala pemerintahan atau kepala daerah yang tidak boleh antikritik.

“Kalau tidak mau dikritik, ya jangan jadi wakil, lebih baik jadi rakyat. DPR itu kan wakil rakyat, majikannya ya rakyat,” tutur Gus Mus.

Kepada wartawan, Ganjar menuturkan inti pesan dari Gus Mus adalah mengingatkan agar jika menjalankan birokrasi tidak fakir. “Pesannya Gus Mus itu selalu begitu, simpel tapi makjleb. Mengingatkan akan ada selalu manusia yang butuh, jika kebutuhan tidak terpenuhi, maka yang muncul adalah perilaku yang buruk. Ini harus dihindari,” tukasnya. (is)

 

 

 

25

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan