Sastra Pelataran Bangkitkan Gairah Seni di Kota Semarang

SEMARANG (asatu.id) – Sastra Pelataran kembali digelar, kali ini diadakan di Oudetrap Theatre, Kawasan Kota Lama Semarang, Rabu (14/2).  Kegiatan seniman yang sudah diadakan ke 13 kali ini menghadirkan pertunjukan monolog dari seorang seniman serba bisa, Eko Tunas.

Eko Tunas adalah seorang seniman berbakat yang hingga kini masih terus produktif dengan melahirkan berbagai karya. Antara lain mahir merangkai kata menjadi puisi dan cerpen, handal meliukkan kuas di atas kanvas lukisnya, dan piawai monolog serta teater.

Pemrakarsa Sastra Pelataran, Agoes Dhewa mencoba membangkitkan gairah seni dan budaya di Kota Semarang dengan menyuguhkan pertunjukan seni yang berbobot dan apresiatif. Dengan melihat penampilan monolog dari Eko Tunas ini diharapkan mampu memantik kegiatan berkesenian di Kota Semarang untuk para seniman-seniman muda.

“Dari dulu Semarang selalu di nomor duakan untuk masalah seni-nya, tidak ada dalam peta budaya. Untuk itu kami mencoba membangkitkan seniman, sastrawan maupun budayawan untuk bisa terus berkarya tidak hanya di Semarang tapi bisa dikenal hingga nasional dan internasional,” ungkapnya saat ditemui asatu.id.

Dikatakannya bahwa Pemerintah Kota Semarang cukup apresiatif mendukung acara ini. Tahun ini pihaknya mengaku didukung sepenuhnya oleh Pemkot Semarang untuk empat kali kegiatan, dan delapan kegiatan akan swadaya sendiri.

“Sudah saatnya para seniman di Semarang harus di bangkitkan melalui kegiatan-kegiatan seni dan budaya, supaya karyanya dapat dikenal luas. Jangan pernah puas dan harus berani tampil tidak hanya di Semarang saja,” pesannya.

47

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan