Ratusan Pengunjung Padati Ruas Jalan Pecinan

SEMARANG (Asatu.id) – Ratusan pengunjung memadati ruas Jalan Pecinan, tepatnya di Gang Pinggir-Wot Gandul Timur. Pernak-pernik khas Imlek berwarna merah serta bunga sakura berjajar dan terpasang di stan-stan makanan sepanjang jalan.

Berbagai jenis kuliner hingga kerajinan bisa dijumpai di Pasar Imlek Semawis 2018 ini. Mulai dari jajanan ringan sampai makanan berat tersedia. Kuliner yang dihadirkan mulai dari makanan tradisional, umum dan modern. Ada pula makanan khas peranakan seperti soto ayam, nasi ayam, wedang tahu, siomay, ayam goreng, mie titee, lunpia, tahu pong, nasi goreng babat, es marem, bolang-baling.

Pernak pernik khas Imlek, seperti lampion, gantungan mobil, boneka, suvenir, tas, keramik, baju qibao, aksesori, lukisan, patung, sulaman, handicraft, juga mengisi stan pameran.

Ketua Kopi Semawis (Komunitas Pecinan Semarang Untuk Wisata), Harjanto Halim mengatakan, acara Pasar Imlek Semawis kali ini mengusung tema “Pasamuan Anak Zaman Now” dan bekerja sama dengan banyak pihak.

“Dalam Pasar Imlek Semawis disediakan juga Produk Unggulan khas Pecinan yang sudah tersohor seperti kecap Mirama, kwaci Gadjah, pia Bayi, lunpia, dan banyak lagi,” ungkapnya.

Selain itu ada pertunjukan kesenian dan kebudayaan Tionghoa antara lain wushu, barongsai, xiang qi atau catur gajah, wayang potehi, musik lam kwan, pengobatan tradisional khas Tiongkok, kaligrafi mandarin, foto dengan suasana tradisional Tionghoa, cheng ge yang merupakan replika pahlawan atau dewa dan dewi legenda Tiongkok. Terdapat pula lomba model kebaya encim, rally photo pelajar, dog fashion show dengan kostum bertema Imlek, battle of barista’s.

Salah satu pengunjung, Johan bersama teman-temannya mengaku sudah setiap tahun datang ke Pasar Imlek Semawis. Hal ini diakuinya karena banyak kegiatan bisa dinikmati dari helatan acara ini. Mulai dari pertunjukan seni hingga sand kulinernya.

“Saya paling suka dengan lunpia kulit keringnya rasanya khas dan sangat renyah di lidah. Selain itu saya juga bisa foto foto selfie dengan cosplay Kera Sakti, Dewi Kwan Im, Biksu Tong Sam Cong,” tambahnya.

Peresmian Pasar Imlek Semawis 2018 telah digelar pada, Senin (12/2) malam. Wali Kota Semarang turut hadir bersama para tokoh pejabat membuka helatan tersebut dengan menabuh tambur diiringi bunyi kencreng. Sebelumnya disambut meriah oleh seluruh jajaran Pemerintahan Kota Semarang yang hadir. (is)

 

23

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan