Bekraf Dukung Hysteria Kembangkan Ekonomi Kreatif Kota Semarang 

SEMARANG (Asatu.id) – Komunitas Seni Hysteria menggelar acara Open House di Jalan Stonen 29 Semarang. Acara ini dalam rangka peresmian bantuan pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang diberikan kepada Komunitas Seni Hysteria, Sabtu (10/2).

Kepala Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari, mengatakan jika banyak kelompok kreatif yang telah berkiprah lama. Namun, kelompok tersebut belum memiliki fasilitas yang memadahi. Oleh karena itu, Bekraf berupaya mendorong kelompok-kelompok tersebut supaya lebih maksimal dalam berkarya.

“Yang jelas mereka sudah lama berkiprah. Tujuan bantuan ini supaya mereka bisa maksimal dan menghasilkan sesuatu bagi komunitas itu sendiri maupun masyarakat,” ujarnya.

Hari Santosa mengungkapkan, di Semarang baru satu kelompok yang mendapat bantuan dari Bekraf. Tentunya melalui proses seleksi yang ketat.

“Hysteria kami pandang sebagai komunitas seni yang sangat aktif. Harapan kami, mereka bisa lebih mandiri dan profesional dalam mengembangkan komunitasnya. Buktikan bahwa mereka bisa memberikan ruang ekonomi kreatif bagi pelaku seni di Semarang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Masdiana Safitri mengaku bangga dengan adanya komunitas seni yang tetap aktif memberikan kontribusi kepada Semarang. Menurutnya, perlu lebih banyak lagi komunitas seni yang dapat bergerak seperti Hysteria.

“Kami rasa, komunitas ini adalah bukti nyata sebagai pelopor ide ide kreatifnya bisa membantu pemerintah dan bergerak bersama membangun Kota Semarang menjadi lebih hebat lagi,” ungkapnya. (is)

 

 

 

36

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan