Serunya Wisata Tubing Irigasi di Tengah Kampung

SEMARANG (asatu.id) – Tubing atau single rafting memakai ban dalam kendaraan menyusuri sungai menjadi salah satu alternatif wisata yang kian digemari. Di kawasan kaki Gunung Ungaran tepatnya di Desa Blimbing, Boja, Kendal, terdapat wahana tubing menyusuri aliran irigasi yang berada di tengah perkampungan.

Aliran irigasi yang biasanya dimanfaatkan warga untuk pengairan kebun dan sawah itu kini oleh warga sekitar dimanfaatkan untuk wahana wisata tubing.

“Dulunya irigasi ini hanya dimanfaatkan untuk mengairi persawahan, tubing di sini masih berjalan 5 minggu dengan swadaya masyarakat sekitar Desa Blimbing,” ujar Sutrisno selaku Kepala Desa Blimbing kepada asatu.id, Minggu (11/2).

Meskipun masih terhitung sangat baru, namun tubing Desa Blimbing sudah cukup dikenal oleh masyarakat Kendal dan juga Kota Semarang. Terbukti dengan banyaknya wisatawan yang datang ke wahana wisata tubing ini.

Sutrisno melanjutkan, dengan adanya wisata tubing ini juga mampu menambah penghasilan warga sekitar. Utamanya setiap hari Sabtu dan Minggu, desa banyak dikunjungi wisatawan lokal.

“Hal ini mendorong warga untuk membuka usaha seperti berjualan makanan dan minuman ringan untuk melayani wisatawan yang datang,” jelasnya.

Sementara itu, Dimas salah seorang pengunjung asal Kabupaten Ungaran mengungkapkan dirinya cukup senang bisa menjajal tubing di Desa Blimbing, apalagi hal tersebut baru pertama kali bagi dirinya serta teman-temannya yang penasaran dengan wisata baru tersebut.

“Wisata baru tubing di tengah perkampungan ini baru pertama kali saya tahu dan datang kesini, awalnya tahu dari sosial media,” terangnya.

206

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan