PT Antam Semarang Luncurkan Emas Edisi Khusus Imlek

SEMARANG (Asatu.id) – Marketing Representatif PT Antam Semarang Yulianto menuturkan, Tahun Baru Imlek merupakan momentum yang cukup bagus untuk menjual emas. Sebab, beberapa orang keturunan Tionghoa meyakini bahwa membeli emas saat Imlek akan memberikan keberuntungan.

“Kami coba memanfaatkan momen Imlek untuk memperoleh keuntungan dengan meluncurkan produk emas edisi khusus Imlek, dengan menargetkan etnis Tionghoa sebagai pasar utama penjualan emas batangan,” ujar Yulianto, Sabtu (10/2).

Yulianto menambahkan, emas edisi khusus mempunyai berat 88 gram dengan kadar emas murni yakni 99,9% dan hanya diproduksi sebanyak 1.000 pcs di seluruh Indonesia. Dia optimistis penjualan emas bulan ini, akan naik mengingat Imlek merupakan saat yang tepat untuk menjual emas batangan.

Sementara itu gairah warga Jateng, khususnya Semarang, untuk membeli emas cukup baik. Karena Februari ini beberapa toko emas yang rajin membeli emas batangan untuk dijadikan perhiasan. Sebab, Antam memperkirakan jelang Imlek warga Tionghoa banyak membeli perhiasan yang akan digunakan pada saat hari raya.

“Saat ini beberapa toko emas baik dari Jateng maupun luar sudah memesan banyak emas batangan, sebagai bahan baku pembuatan perhiasan seperti kalung cincin dan anting emas,” katanya.

Kenaikan harga emas rata-rata berkisar antara Rp 1000 hingga Rp 2000 tergantung dengan nilai rupiah terhadap dollar Amerika serta harga emas dunia. Di sisi lain pertumbuhan ekonomi juga menjadi salah satu penyebab naik turunnya harga emas batangan. (is)

 

 

 

54

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan