PMI Kota Semarang Selesaikan Pendampingan Tiga Kelurahan

SEMARANG (asatu.id) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menggagas program Koalisi Kemitraan Kota Semarang Tangguh untuk dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun.

Tahap pertama sudah berjalan sejak Maret 2017 hingga Juli 2018 mendatang. Selanjutnya akan ada beberapa tahapan yang akan dilaksanakan.

Program Manager sekaligus Koordinator Lapangan (Korlap) PMI Kota Semarang, M. Edi Waluyo mengatakan tahap pertama ini sudah diselesaikan pendampingan di tiga Kelurahan binaan di Kota Semarang.

Tahun ini, menurut Edi, PMI Kota Semarang melaksanakan kegiatan yang perencanaannya digagas murni oleh kelompok Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT).

“Tahun 2018 ini diputuskan kegiatan mitigasi bencana struktral maupun non struktural yang nilainya Rp 491 juta. Untuk pembangunannya tergantung skala prioritas di setiap Kelurahan,” katanya saat ditemui Asatu.id di Balai Kota Semarang, Kamis (8/2).

Edi Waluyo melanjutkan terkait tiga kelurahan dalam kegiatan mitigasi bencana struktural antara lain di Kelurahan Wonosari, Kelurahan Kalipancur dan Kelurahan Bendan Duwur. Sedangkan kegiatan mitigasi bencana non struktural diadakan kegiatan pelatihan-pelatihan.

“Kami juga ada sosialisasi ke masyarakat Kota Semarang bagaimana membangun kewaspadaan bencana mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar,” ungkapnya. (kurnia)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *