Koalisi Kemitraan Semarang Tangguh Ajak Masyarakat Peduli Mitigasi Bencana

SEMARANG (asatu.id) – Terkait program Koalisi Kemitraan Kota Semarang Tangguh, Program Manager Project Koalisi Kota Tangguh, American Red Cross, Jaya Tulha mengatakan poin penting utama dalam program ini adalah kebersamaan dalam semua pemangku kepentingan di Semarang.

“Harapannya tidak berhenti dalam mengatasi isu-isu ketangguhan di Kota saja, tetapi juga dilakukan penguatan di kelurahan-kelurahan,” ujarnya saat ditemui Asatu.id di Gedung Moch. Ihsan Balaikota Semarang, Kamis (8/2).

Jaya Tulha mengatakan bahwa koalisi ini melibatkan dukungan Pemerintah Kota Semarang, Kadin Kota Semarang, dan Universitas. Khususnya di level masyarakat melibatkan PKK, Karang Taruna dan SIBAT. Salah satunya bentuk dukungannya adalah berupa mitigasi.

“Di Semarang ada tiga kelurahan untuk dilakukan penguatan mitigasi, yakni kelurahan Wonosari, Bendan Duwur dan Kali Pancur. Hal ini dilakukan supaya masyarakat tetap masih bisa bertahan dalam menanggulangi dampak bencana.” ungkapnya.

Sementara itu, Chairman of Disaster Management PMI Pusat, Sumarsono mengatakan terkait program Semarang Tangguh pihaknya bekerja sama dengan American Red Cross, harapannya masyarakat Semarang bisa peduli terhadap dampak bencana.

“Untuk itu masyarakat perlu kita bina supaya lebih peduli dan memiliki pengertian terhadap bahaya  bencana, infrastuktur bagus, SDM bagus namun kalau masyarakat tidak peduli, itu tidak ada gunanya”imbuhnya.

Sumarsono melanjutkan pihaknya hanya menstimulan saja, sehingga program koalisi ini dapat berjalan dengan lancar dengan melibatkan dukungan dari berbagai pihak.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *