Komisi C DPRD Kota Semarang Minta ULP Tegas Pilih Kontraktor

SEMARANG (Asatu.id) – Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono meminta Unit Lelang Pengadaan (ULP) Pemkot Semarang agar bersikap tegas dalam menentukan pemenang penyedia barang dan jasa yang dilelangkan.

“Panitia ULP harus bersikap tegas untuk menentukan pemenang lelang dengan memilih kontraktor profesional. Tentunya harus memiliki pengalaman kerja yang baik serta harus diklarifikasi secara faktual,” ujar Suharsono, di Semarang, Rabu (7/2).

Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta UPL segera melelang sejumlah proyek yang berasal dari dana APBD 2018. Dengan percepatan pelaksanaan lelang diharapkan proyek-proyek Pemkot Semarang bisa terealisasi tepat waktu.

Suharsono menyarankan dalam mencari penyedia barang dan jasa, pemerintah harus berdasarkan peraturan. Dasar pelelangan atau pengadaan barang dan jasa APBD/APBN adalah Perpres Nomor 54 tahun 2010 dan perubahannya.

Perpres tersebut, lanjut dia, telah mengatur secara normatif dan teknis untuk mendapatkan penyedia barang jasa yang dibutuhkan pemerintah. Pemerintah, dalam hal ini ULP, harus memilih kontraktor yang sesuai dangan dokumen administrasi dan dokumen teknis serta harga yang kompetitif.

“Dalam memilih kontrakor pemenang, ULP jangan hanya melihat harga penawarannya yang terendah dan waktunya tercepat. Meskipun harga paling responsif dan paling efisien, tetapi harus dilihat kemampuan serta pengalaman kerjanya,” pungkasnya. (is)

 

 

22

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan