Perizinan Cuma 25 Menit, Investasi di Jateng Meningkat

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan sejumlah langkah untuk meningkatkan investasi di provinsinya. Salah satunya dengan menerapkan sistem perizinan online dengan membuat program Sistem Informasi Aplikasi Perizinan (SIAP) Jateng.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah Prasetyo Aribowo mengatakan, dengan adanya inovasi SIAP Jateng tersebut proses perizinan dapat dilakukan hanya dalam waktu 25 menit.

Prasetyo menambahkan, pihaknya juga melakukan seleksi terhadap konsultan perizinan berbadan hukum yang dulu disebut calo agar bisa membantu para investor untuk mengurus dan memproses perizinan.

“Kemudian membuat gerai investasi di beberapa kabupaten/kota, yakni Batang, Pati, Banyumas, Rembang dan Tegal. Ini semua agar para investor tidak lagi jauh-jauh datang langsung ke DPMPTSP Jateng untuk memproses perizinannya,” ujarnya, Rabu (7/2).

Dengan adanya SIAP terbukti jumlah proyek di Jawa Tengah mengalami peningkatan cukup signifikan. Menurut datanya, dari 2.035 proyek pada 2016 meningkat 2.356 proyek pada 2017.

“Jumlah proyek itu melebihi Jawa Timur meski nilai investasi Jateng masih berada di urutan kelima secara nasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku akan terus mendorong lebih banyak investasi yang masuk ke Jawa Tengah, khususnya investasi yang mendukung industri padat karya. Dengan begitu akan banyak masyarakat yang mendapat peluang menjadi tenaga kerja, sehingga bisa menurunkan angka pengangguran.

“Yang kita butuhkan hari ini adalah industri yang padat karya. Yaitu investasi yang menyerap atau memberikan peluang yang lebih banyak kepada tenaga kerja. Dan memang Jateng ini agak juara soal industri garmen dan itu padat karya,” tukasnya. (is)

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *