Warga Mangkang Wetan Waswas Diterjang Banjir Lagi

SEMARANG (Asatu.id) – Usai diterjang banjir, warga RT 3 RW 3 Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang bergotong-royong membersihkan lumpur yang mengendap di halaman hingga bagian dalam rumah-rumah, Selasa (6/2).

Banjir yang melanda kawasan tersebut bukan kali pertama. Pada 22 November lalu, tanggul Sungai Beringin jebol dan air membanjiri puluhan rumah warga di RT 2 dan RT 3 RW 3, Kelurahan Mangkang Wetan.

Tanggul Sungai Beringin kembali jebol dan membanjiri puluhan rumah warga di RW 3 Kelurahan Mangkang Wetan, Senin (5/2) sore.

Warga Kelurahan Mangkang Wetan, Sri Umiyati meminta pemerintah segera memperbaiki tanggul yang jebol secara permanen. Ia khawatir akan terjadi banjir lagi, mengingat saat ini cuaca sedang sering turun hujan.

“Semoga tanggul segera diperbaiki. Sampai saat ini belum ada informasi untuk melakukan gotong-royong untuk penutupan tanggul, bahkan untuk menutup pakai karung pasir juga belum ada,” katanya.

Saat kejadian, rumah Umiyati dalam kondisi kosong karena ditinggal kerja. Sehingga, seluruh barang elektronik miliknya rusak, karena terendam air bercampur lumpur.

Warga lainnya, Sudarsono juga meminta pemerintah segera melakukan penanganan darurat jangka menengah maupun panjang. Penanganan tersebut meliputi perbaikan tanggul dan normalisasi Sungai Beringin yang kerap menyebabkan banjir.

Sudarsono mengungkapkan, kondisi Sungai Beringin yang membentang melewati area perumahan warga sudah mengalami pendangkalan. Di samping itu, bagian hilir sungai juga mengalami penyempitan arus.

“Selama ini kami selalu was-was apabila hujan deras di wilayah atas seperti Mijen dan Boja. Karena yang terdampak banjir selalu di Kelurahan Mangkang Wetan,” ungkapnya. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *