Kaligawe Dilanda Banjir Akibat Pompa Tak Maksimal

SEMARANG (asatu.id) – Kurang maksimalnya sejumlah pompa di sepanjang Jalan Raya Kaligawe menjadi perhatian Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi. Dirinya menemukan masalah tersebut saat melakukan sidak di sepanjang Jalan Raya Kaligawe, Senin (5/2).

Menurutnya, hujan deras dengan intensitas tinggi membuat jalan nasional tersebut, tergenang banjir. Bahkan, genangan tersebut sudah terjadi 10 hari yang lalu.

“Kami sengaja ke lapangan untuk memastikan pompa beroperasi normal. Namun kami jumpai ada pompa yang rusak Fan Beltnya. Sudah 4 hari belum diperbaiki,” katanya sambil menunjukkan Fan Belt yang rusak.

Supriyadi menyayangkan kurang maksimalnya sejumlah pompa milik Pemerintah Kota Semarang. Seperti di Sungai Sringin Lama dan Baru sehingga mengakibatkan banjir. Puluhan kendaraan roda dua terjebak banjir ditambah lagi kendaraan roda empat dan juga banyaknya truk yang kian menambah kemacetan.

“Sungai Sringin Lama ada lima pompa. Sringin Baru enam pompa. Tapi kami cek, hanya 7 pompa yang bekerja. Jadi kurang maksimal. Banjir lama surutnya,” ujarnya.

Kondisi terparah genangan dan kemacetan kata politikus PDIP ini, terpantau mulai dari pertigaan terboyo sampai  dengan pertigaan Bangetayu. Selain jalan raya penuh genangan, jalan rusak dan berlubang juga membuat laju kendaraan makin lambat.

Politikus PDIP ini meminta segera dilakukan perbaikan jalan yang berlubang dan juga penambahan pompa dan peninggian ruas jalan.

“Karena jalan ini merupakan jalan nasional, kami tunggu saja perbaikannya. Kami harap segera ditangani oleh pusat. Ruas jalan ditinggikan dan harus dirigid semua agar tidak mudah rusak,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang Iswar Aminudin mengatakan, untuk mempercepat genangan banjir di sepanjang Jalan Raya Kaligawe, pihaknya telah meminta bantuan penambahan pompa berkapasitas besar.

“Kami telah minta bantuan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana untuk dropping pompa kapasitas 200 liter perdetik. Agar banjir cepat surut,” katanya.

31

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan