Sinergikan Pokdarwis-BUMD, Dinas Pariwisata Perlu Sosialisasi Desa Wisata

SEMARANG (Asatu.id) – Direktur Bidang Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa, Kementerian Desa, Minarni mengatakan peran kelompok sadar wisata (Pokdarwis) sangatlah penting dalam pembangunan desa wisata. Namun di beberapa lokasi, seringkali masih terjadi konflik antara Pokdarwis dengan badan usaha milik desa (BUMD).

“Sebenarnya hal ini tidak perlu terjadi, karena BUMD bisa berkolaborasi dengan Pokdarwis untuk memajukan dan meningkatkan desa wisata,” ujarnya saat mengisi bimbingan teknis pengelolaan amenitas homestay di Hotel Chanti, Kamis (1/1).

Pihaknya juga mengimbau kepada dinas-dinas pariwisata di kabupaten/kota untuk melakukan sosialisasi kepada desa-desa dalam rangka sinergi antara BUMD dengan Pokdarwis. Seperti halnya dalam pengelolaan homestay di setiap desa wisata.

“Tahun 2018 ini pembanggunan homestay sifatnya adalah swakelola yang dilakukan oleh desa. Dengan adanya sifat swakelola, harapannya bisa meningkatkan aktivitas tenaga kerja lokal, selain itu dapat meningkatkan pengelolaan bantuan yang diserahkan oleh desa untuk pengelolaan homestay,” ungkapnya.

Terkait jenis bantuan yang akan diberikan, lanjut dia, akan  memberikan bantuan untuk pembangunan homestay, pembangunan jalan di sekitar objek wisata, pembangunan toilet/mck, pembangunan penerangan jalan umum di sekitar objek wisata. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan desa wisata yang sarat akan kearifan lokal.  (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *