Honda Kenalkan Lima Mobil Andalan

SEMARANG (Asatu.id) – PT Honda Prospect Motor (HPM) beberapa hari yang lalu telah mengumumkan me-recall atau product update (PUD) untuk 5 merk mobil andalannya terkait master cylinder dan master power pada sistem pengereman yang disinyalir bermasalah.

Lima model yang dilakukan PUD, yakni Honda Mobilio tahun produksi (2014-2017), Honda Jazz (2014–2017), Honda HR-V (2014–2017), Honda Brio (2014–2017) dan Honda BR-V (2015–2017).Kampanye PUD aka  berlangsung selama enam bulan pada 26 Januari-26 Juli 2018.

Menaggapi pemberitaan tersebut, Branch Manager Honda Gajah Mada PT Mandalatama Armada Motor Semarang Herman huta mengatakan jika kampanye PUD sebagai langkah dari Honda memperhatikan customer pemilik mobil Honda.

“Kampanye ini sebagai pencegahan dini jika memang ditemukan kerusakan maka akan diganti Master Cilynder maupun Master Power secara gratis.  jika tidak ditemukan kerusakan maka customer tidak perlu takut. Namun jika rusaknya hanya sebagian semisal selang pengereman maka yang diganti sparepart yang mengalami kerusakan saja,” ujarnya, di Semarang, Senin (29/1).

Menurutnya pihaknya menyarankan agar customer menggunakan website untuk mengetahui apakah mobil customer perlu dilakukan program PUD atau  tidak.

“Melalui website http://pud.honda indonesia.com/ customer dapat melakukan cek mandiri apakah terkena dampak atau tidak. Jika saat melakukan cek secara mandiri ternyata mobil customer terkena program PUD, segera periksakan mobil ke bengkel honda terdekat,” tuturnya.

Ia menambahkan tidak semua mobil Honda dengan lima produk tersebut mengalami kerusakan pada pengereman.

“Tidak semua mobil Honda terindikasi kerusakan. Menurut kami adanya recall karena di negara Jepang ditemukan sekitar tiga atau lebih mobil Honda yang mengalami kerusakkan yang sama. Jadi dari pusat langsung melakukan recall sebagai langkah antisipasi,” imbuhnya.

Selama pemberitaan yang recall diturunkan, belum banyak customer yang melakukan perbaikan di gerai Honda Gajah Mada PT Mandalatama Armada Motor Semarang.

“Jumlah tepatnya kami belum tahu pasti, namun sekitar belasan mobil telah mengajukan recall perbaikan. Kami siap melakukan perbaikan mobil customer. Sekitar 18 petugas siap memperbaiki mobil para customer Honda,” jelasnya.

Pihaknya menyarankan jika customer Honda merasakan kejanggalan pada saat melakukan pengereman segera periksakan mobil di bengkel resmi Honda mobil terdekat.

Customer bisa melakukan servis di dealer resmi Honda mobil dimanapun berada dengan menunjukkan data melalui website Honda. Kami harap masyarakat tidak perlu kawatir mengenai produk kami tidak semua produk mengalami kecacatan tersebut,” pungkasnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *